Kartu Nama

Kartu nama atau sering disebut business card sebagai identitas individu atau perusahaan.
Bermanfaat menjadi media informasi untuk membangun relasi bisnis dan member kesan professional kepada klien kita.

Berikut beberapa jenis kertas yang paling umum digunakan untuk kartu nama:

• Art Paper/ Art Carton
Beratnya/ ketebalannya 260 gsm, cukup tebal untuk kartu nama, permukaannya sedikit licin atau mengkilat, sehingga sulit ditulisi dengan bolpen. Jadi jika Anda mengharapkan si penerima kartu nama mencatat sesuatu tentang Anda atau perusahaan Anda, jangan gunakan jenis kertas seperti ini. Kertas ini cocok untuk desain kartu nama dengan blok warna. Art Carton juga otomatis digunakan jika finishing akhir setelah cetak adalah laminasi doff atau glossy.
• BW
Berukuran 250 gsm, tampilannya seperti kertas manila putih, tidak mengkilat, sedikit kaku, namun mudah ditulisi. Jenis ini hanya dapat dicetak satu sisi.
• Mohawk Option
Kertas import berukuran 250 gsm ini memiliki tekstur yang halus mirip dengan kertas BW, namun dengan daya serap tinta yang lebih bagus, sehingga hasil cetak sudah pasti lebih memikat mata. Jadi jika Anda adalah penyuka desain, Anda akan menyukai kertas ini. Lagipula, kelebihan Mohawk Option dibandingkan dengan BW adalah kertas ini dapat dicetak dua sisi atau bolak balik. Jadi Anda dapat lebih bebas berkreasi dengan desain kartu nama Anda.
• Linen Jepang
Berukuran 250 gsm, kertas ini merupakan kertas local yang memiliki tekstur garis-garis horizontal dan vertical. Tekstur yang cukup menarik untuk mewakili karakter perusahaan Anda. Biasanya memberi kesan professional yang tidak berlebihan.
• Linen Holland
Juga berukuran 250 gsm, Linen Holland merupakan kertas impor yang sejenis dengan linen Jepang, dengan tekstur yang lebih halus, lebih putih, dan sedikit lebih tebal. Kertas ini memberi kesan eksklusif pada kartu nama Anda.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *